Universitas Muhammadiyah Palembang menjadi tuan rumah kegiatan “Pendampingan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) bagi Perguruan Tinggi Akademik di Lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II” yang dilaksanakan pada Jumat, 18 Agustus 2023. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias dan dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi, tim penjaminan mutu, ketua program studi, serta dosen dari berbagai perguruan tinggi akademik di lingkungan LLDIKTI Wilayah II.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah II, Prof. Iskhaq Iskandar, M.Sc. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) secara konsisten dan berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.
Prof. Iskhaq Iskandar, M.Sc. menyampaikan bahwa budaya mutu harus menjadi bagian dari tata kelola perguruan tinggi agar mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas, kompetitif, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan zaman. Beliau juga menekankan bahwa implementasi SPMI bukan hanya sekadar pemenuhan administrasi, tetapi menjadi instrumen utama dalam pengembangan mutu institusi secara menyeluruh.
Kegiatan pendampingan ini menghadirkan tiga narasumber yang berkompeten di bidang penjaminan mutu pendidikan tinggi, yaitu Dr. Asvic Helida, M.Sc., Sugito, M.Si., dan Reno Fitriyanti, M.Si. Dalam pemaparannya, para narasumber menjelaskan berbagai aspek penting terkait implementasi SPMI, mulai dari penyusunan dokumen mutu, pelaksanaan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan), hingga strategi penguatan budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi.
Dr. Asvic Helida, M.Sc. menyoroti pentingnya sinergi antara seluruh unsur perguruan tinggi dalam menjalankan sistem penjaminan mutu agar tercipta peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Sementara itu, Sugito, M.Si. menjelaskan mengenai mekanisme evaluasi dan pengendalian mutu yang efektif guna mendukung pencapaian standar pendidikan tinggi. Reno Fitriyanti, M.Si. juga memberikan pemahaman terkait implementasi dokumen mutu yang terintegrasi dengan tata kelola institusi dan pengembangan program studi.
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan berbagai kendala dan pengalaman dalam penerapan SPMI di masing-masing perguruan tinggi. Melalui kegiatan pendampingan ini, diharapkan perguruan tinggi akademik di lingkungan LLDIKTI Wilayah II dapat semakin memahami pentingnya sistem penjaminan mutu internal sebagai fondasi utama dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi. Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendukung terciptanya perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
